Mengembangkan Ekowisata untuk Kesejahteraan

 


Judul            : Mengembangkan Ekowisata untuk Kesejahteraan

Penulis         Dr. H. Darmadi, S.Ag., S.E., M.M., MM.Pd., M.Si., Ph.D.

Editor           : Ahmad Syair

Design         : Ahsyara Design

Tebal            : 252 hal 

Harga           : Rp 90.000,- 

Sinopsis       : 

Ekowisata atau ekoturisme merupakan salah satu kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal, serta aspek pembelajaran dan pendidikan. Ekowisata dikembangkan sejak era tahun delapan puluhan sebagai upaya untuk meminimalkan dampak negatif kegiatan wisata terhadap lingkungan atau keanekaragaman hayati. Konsep ekowisata dimaksudkan untuk menyelesaikan atau menghindari konflik pemanfaatannya dengan menentapkan ketentuan berwisata, melindungi sumber daya alam dan budaya, serta menghasilkan keuntungan dalam bidang ekonomi untuk masyarakat lokal.

Sebagai pariwisata berkelanjutan, ekowisata mempunyai tujuan: (1) terciptanya kemandirian ekonomi (daya kompetisi dan kemandirian) dari tempat pariwisata tersebut; (2) terciptanya kesejahteraan masyarakat lokal karena kegiatan pariwisata menyumbangkan keuntungan secara finansial dan kesejahteraan bagi masyarakat setempat; (3) meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga-tenaga kerja lokal dalam bidang pariwisata; (4) memberikan keamanan, kepuasan, dan pengalaman kepada pengunjung. Kemudian (5) memberikan kesempatan masyarakat lokal untuk menentukan manajemen dan pembangunan pariwisata di area tersebut; (6) meningkatkan kualitas hidup masyarakat lokal melalui pembangunan akses jalan, pendirian fasilitas kesehatan, dan lain-lain. Lalu (7) melestarikan kekayaan budidaya lokal karena kegiatan pariwisata tidak boleh membahayakan kelestarian budaya lokal; (8) tidak merusak dan mengubah bentang alam yang sudah ada serta menghindari kerusakan fisik dan visual lingkungan; (9) mendukung usaha konservasi lingkungan alami, habitat, populasi hewan liar dan meminimalisasi kerusakannya; serta (10) menggunakan sumber daya alam secara efisien untuk penyediaan fasilitas tersebut.


Komentar